โ€‹*Mengapa Membaca Al-Qur’an itu Penting ?*
Karena menurut survey yang dilakukan oleh dr. Al-Qodhi 

di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat, 

berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan ayat suci  al-Qur’an 

baik bagi  yg mengerti bahasa Arab atau tidak, 

ternyata memberikan perubahan fisiologis yang sangat besar. 

Termasuk salah satunya menangkal berbagai macam penyakit. 
Hal ini dikuatkan lagi oleh Penemuan Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. 
Lalu, mengapa di dalam Islam, _*ketika kita mengaji disarankan untuk bersuara ?*_ Minimal untuk diri sendiri alias terdengar oleh telinga kita. 
_Berikut penjelasan logisnya :_
โœ… Setiap sel di dalam tubuh kita bergetar di dalam sebuah sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun dalam getaran ini  akan menimbulkan potensi penyakit di berbagai bagian tubuh… 
Nah… Sel-sel yang rusak ini harus digetarkan kembali untuk mengembalikan keseimbangannya. 
_*Hal tersebut artinya harus dengan suara.*_ Maka muncullah *TERAPI SUARA* yang ditemukan oleh _*dr. Alfred Tomatis, seorang dokter di Prancis*_.
Sementara _*dr. Al-Qodhi menemukan,*_ bahwa

*MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN BERSUARA,*  _*Memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap sel-sel otak untuk mengembalikan keseimbangannya.*_
โœ… Penelitian berikutnya membuktikan _*Sel Kanker dapat hancur*_ dengan menggunakan *FREKUENSI SUARA*  saja.
Dan kembali terbukti bahwa, *Membaca Al-Qur’an* memiliki dampak hebat dalam proses penyembuhan penyakit sekaliber kanker. 
โœ… Virus dan kuman berhenti bergetar saat dibacakan ayat suci Al-Qur’an, dan disaat yang sama , Sel-sel sehat menjadi aktif. Mengembalikan keseimbangan program yang terganggu tadi. _*Silahkan dilihat QS. Al-Isro’ ayat 82.*_๐Ÿ‘Œ๐Ÿฝ
Dan yang lebih menguatkan supaya diri ini semakin rajin dan giat membaca al-Qur’an adalah karena menurut survey : 

*SUARA YANG PALING MEMILIKI PENGARUH KUAT TERHADAP SEL-SEL TUBUH, ADALAH SUARA SI PEMILIK TUBUH ITU SENDIRI.* _*Lihat QS. 7 ayat 55 dan QS. 17 ayat 10.*_๐Ÿ‘Œ๐Ÿฝ
*Mengapa Sholat berjama’ah lebih di anjurkan?.* 

_*Karena ada do’a yg dilantunkan dengan keras, sehingga terdengar oleh telinga, Dan ini bisa memgembalikan sistem yang seharian rusak.*_
*Mengapa dalam Islam mendengarkan lagu hingar bingar tidak dianjurkan?.*

_*Karena survey membuktikan, bahwa getaran suara hingar bingar MEMBUAT TUBUH TIDAK SEIMBANG.*_
*Maka kesimpulannya adalah :*
*1. Bacalah Al-Qur’an di pagi hari dan malam hari sebelum tidur untuk mengembalikan sistem tubuh kembali normal.*
*2. Kurangi mendengarkan musik hingar bingar, ganti saja dengan murotal yang jelas-jelas memberikan efek menyembuhkan.*

*Siapa tau kita punya potensi terkena kanker, tapi karena rajin mendengarkan murotal, penyakit tersebut bisa hancur sebelum terdeteksi.*
*3. Benerkan baca al-Qur’an, karena efek suara kita sendirilah yang paling dasyat dalam penyembuhan.*
โœ๐Ÿป _*Niatkan juga untuk me-ruqyah diri sendiri, agar optimal proses tazkiyyahnya.*_
ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ุตูˆุงุจ
via Tia N Hatiyyatullah ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ 
Semoga Bermanfaat 
โ”ˆโ”ˆยปฬถโœฝ๐Ÿ’ โœฝยซฬถโ”ˆโ”ˆ

โ€‹ใ€ ๐Ÿ“– ใ€‘โ Ada Pelacur di Makkah โž :::ย 

Suatu hari seorang lelaki menemui Buya Hamka. 
Kepada beliau, dengan gemas menggebu dia bercerita. โ€œSubhanallah Buyaโ€, ujarnya. โ€œSungguh saya tidak menyangka. Ternyata di Makkah itu ada pelacur, Buya. Kok bisa ya Buya? Ih. Ngeri.โ€
โ€œO ya?โ€, sahut Buya Hamka. โ€œSaya baru saja dari Los Angeles dan New York itu. Dan masya Allah, ternyata di sana tidak ada pelacur.โ€
โ€œAh, mana mungkin Buya! Di Makkah saja ada kok. Pasti di Amerika jauh lebih banyak lagi!โ€
โ€œKita memang hanya akan dipertemukan, dengan apa-apa yang kita cari.โ€

tukas Buya dengan senyum teduhnya. [Copas]
——–
Terlepas benar tidaknya nukilan di atas, namun itulah kenyataannya.
Banyak yg mengkritik negara tertentu, padahal hal itu sangat sedikit dan sangat tertutup di negara itu.. tapi di sisi lain, orang tersebut memuji negaranya dg sesuatu yg positif, padahal itu sangat sedikit di negaranya bila dibandingkan dg negara yg dikritiknya.
Apapun yg kita cari pasti akan kita dapatkan.. kita cari yg baik, pasti akan dapat yg baik.. kl kita cari yg buruk pun akan dapat yg buruk.
Tapi sadarlah, bila Anda melihat sesuatu yg buruk di tempat yg banyak kebaikannya, takutlah itu cerminan diri Anda.
โœ๎šฑ : Ust. Musyaffa Ad Dariny

โ€Ž::: ุทุงู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ุงุฎูˆุงุชใ€ ๐Ÿ“– ใ€‘

Bila

Bila dalam sehari dirimu tak tergugah untuk membaca kalam ilahi.
Terjauhi bahkan selalu diliputi hal2 yg mencegahmu dari membaca firman Nya. Apalagi untuk mentadabburi.

Segeralah bertaubat dan sadari. Karena Boleh jadi ada kemaksiatan yg kamu lakukan.
sehingga Allah enggan firmanNya yg mulia terucapย  dan terdengar dari lisan seorang hamba sepertimu.

Karena Alquran tidak diberikan kecuali kepada org pilihan.

_______

Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, no 215 dan Ahmad, no. 11870 dari Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

( ุฅูู†ู‘ูŽ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽู‡ู’ู„ููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ) ู‚ูŽุงู„ููˆุง : ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุŒ ู…ูŽู†ู’ ู‡ูู…ู’ ุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ( ู‡ูู…ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ุŒ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฎูŽุงุตู‘ูŽุชูู‡ู ) ูˆุตุญุญู‡ ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ ููŠ “ุตุญูŠุญ ุงุจู† ู…ุงุฌุฉ”

โ€œSesungguhnya Allah memiliki orang khusus (Ahliyyin) dari kalangan manusia. Mereka (para shahabat) bertanya, โ€œWahai Rasulullah siapakah mereka?” Beliau menjawab, โ€œMereka adalah Ahlu Al-Qurโ€™an, Ahlullah dan orang khusus-Nya.โ€ Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Shahih Ibnu Majah)

Al-Hakim At-Tirmizi berkata, โ€œSesungguhnya keutamaan ini berlaku bagi para pembaca yang telah membersihkan hatinya dari sifat lalai dan menghilangkan dosa pada dirinya. Tidak termasuk orang khususnya kecuali bagi orang yang membersihkan dirinya dari dosa yang tampak maupun tersembunyi, lalu menghiasi dirinya dengan ketaatan. Maka ketika itu, dia termasuk orang khusus Allah.โ€ (Faidhul Qadir, 3/87)

โ€‹ุงุณุชู…ุนูˆุง ู€ ู„ู‡ุฐู‡ ุงู„ู‚ุตุฉุŒ 
*Simaklah kisah berikut :*
ูˆู‚ูˆู„ูˆุง : 

Lalu katakan 
ู„ุง ุญูˆู„ ูˆู„ุง ู‚ูˆุฉ ุฅู„ุง ุจุงู„ู„ู‡
ุฐู‡ุจ ุนูˆู ุจู† ู…ุงู„ูƒ ุงู„ุฃุดุฌุนูŠ ุฅู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… 
Suatu hari auf bin malik al-asyja’i mendatangi Rasulullah
ูˆู‚ุงู„ ู„ู‡: 

Lalu berkata kepadanya :

 

ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ุŒ ุฅู† ุงุจู†ูŠ ู…ุงู„ูƒู‹ุง ุฐู‡ุจ ู…ุนูƒ ุบุงุฒูŠู‹ุง ููŠ ุณุจูŠู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆู„ู… ูŠุนุฏุŒ ูู…ุงุฐุง ุฃุตู†ุนุŸ ู„ู‚ุฏ ุนุงุฏ ุงู„ุฌูŠุด ูˆู„ู… ูŠุนุฏ ู…ุงู„ูƒ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡
Yaa Rasulullah,  anakku malik ikut perang fi sabilillah bersama engkau, namun ia belum pulang, apa yg harus saya perbuat?

Padahal semua pasukan sudah pulang,  kecuali malik
ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู…: ((ูŠุง ุนูˆูุŒ ุฃูƒุซุฑ ุฃู†ุช ูˆุฒูˆุฌูƒ ู…ู† ู‚ูˆู„
Rasulullah bersabda : kamu dan istrimu perbanyaklah mengucapkan :
ู„ุง ุญูˆู„ ูˆู„ุง ู‚ูˆุฉ ุฅู„ุง ุจุงู„ู„ู‡)).
 ูˆุฐู‡ุจ ุงู„ุฑุฌู„ ุฅู„ู‰ ุฒูˆุฌุชู‡ ุงู„ุชูŠ ุฐู‡ุจ ูˆุญูŠุฏู‡ุง ูˆู„ู… ูŠุนุฏุŒ ูู‚ุงู„ุช ู„ู‡: ู…ุงุฐุง ุฃุนุทุงูƒ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูŠุง ุนูˆูุŸ 
Ia pun kembali ke istrinya,  maka sang istri bertanya : apa yang diberikan Rasulullah kepadamu ya auf? 
ู‚ุงู„ ู„ู‡ุง: ุฃูˆุตุงู†ูŠ ุฃู†ุง ูˆุฃู†ุชู ุจู‚ูˆู„:
Auf menjawab : beliau memberi saran kepada saya dan kamu agar mengucapkan :
 ู„ุง ุญูˆู„ ูˆู„ุง ู‚ูˆุฉ ุฅู„ุง ุจุงู„ู„ู‡. 
ู…ุงุฐุง ู‚ุงู„ุช ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุงู„ู…ุคู…ู†ุฉ ุงู„ุตุงุจุฑุฉุŸ 
(Lihat)  Apa tanggapan wanita sholihah tersebut? 
ู‚ุงู„ุช: ู„ู‚ุฏ ุตุฏู‚ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุŒ 
Wanita tersebut menjawab :  sungguh benar apa yg dikatakan Rasulullah
ูˆุฌู„ุณุง ูŠุฐูƒุฑุงู† ุงู„ู„ู‡ ุจู‚ูˆู„: 
Maka keduanya duduk sambil zikir
ู„ุง ุญูˆู„ ูˆู„ุง ู‚ูˆุฉ ุฅู„ุง ุจุงู„ู„ู‡ุŒ 
ูˆุฃู‚ุจู„ ุงู„ู„ูŠู„ ุจุธู„ุงู…ู‡ุŒ ูˆุทูุฑูู‚ ุงู„ุจุงุจุŒ 
Malam pun tiba hingga gelap,  lalu ada yang mengetuk pintu
ูˆู‚ุงู… ุนูˆู ู„ูŠูุชุญ ูุฅุฐุง ุจุงุจู†ู‡ ู…ุงู„ูƒ ู‚ุฏ ุนุงุฏุŒ ูˆูˆุฑุงุกู‡ ุฑุคูˆุณ ุงู„ุฃุบู†ุงู… ุณุงู‚ู‡ุง ุบู†ูŠู…ุฉุŒ 
Maka auf berdiri  untuk membukakan pintu,  ternyata adalah anaknya malik datang membawa rampasan perang
ูุณุฃู„ู‡ ุฃุจูˆู‡: ู…ุง ู‡ุฐุงุŸ 

Maka ayahnya bertanya : apa ini? 
ู‚ุงู„: ุฅู† ุงู„ู‚ูˆู… ู‚ุฏ ุฃุฎุฐูˆู†ูŠ ูˆู‚ูŠู‘ุฏูˆู†ูŠ ุจุงู„ุญุฏูŠุฏ ูˆุดุฏู‘ูˆุง ุฃูˆุซุงู‚ูŠุŒ 
Ia menjawab : sungguh para musuh telah menangkapku dan mengikatku dengan rantai sangat kencang
ูู„ู…ุง ุฌุงุก ุงู„ู„ูŠู„ ุญุงูˆู„ุช ุงู„ู‡ุฑูˆุจ ูู„ู… ุฃุณุชุทุน ู„ุถูŠู‚ ุงู„ุญุฏูŠุฏ ูˆุซู‚ู„ู‡ ููŠ ูŠุฏูŠ ูˆู‚ุฏู…ูŠุŒ 
Ketika malam tiba,  aku berusaha kabur,  namun aku tidak bisa,  karena rantainya sangat kencang dan berat di tangan dan kakiku
ูˆูุฌุฃุฉ ุดุนุฑุช ุจุญู„ู‚ุงุช ุงู„ุญุฏูŠุฏ ุชุชู‘ุณุน ุดูŠุฆู‹ุง ูุดูŠุฆู‹ุง ุญุชู‰ ุฃุฎุฑุฌุช ู…ู†ู‡ุง ูŠุฏูŠู‘ ูˆู‚ุฏู…ูŠู‘ุŒ 
Tiba tiba aku merasa ikatan rantainya melonggar sedikit demi sedikit,  sehingga aku bisa melepaskan tanganku dan kakiku
ูˆุฌุฆุช ุฅู„ูŠูƒู… ุจุบู†ุงุฆู… ุงู„ู…ุดุฑูƒูŠู† ู‡ุฐู‡ุŒ 
Dan sekarang aku datang membawa harta rampasan kaum musyrikin
ูู‚ุงู„ ู„ู‡ ุนูˆู: 

Auf bertanya lagi
ูŠุง ุจู†ูŠุŒ ุฅู† ุงู„ู…ุณุงูุฉ ุจูŠู†ู†ุง ูˆุจูŠู† ุงู„ุนุฏูˆ ุทูˆูŠู„ุฉุŒ ููƒูŠู ู‚ุทุนุชู‡ุง ููŠ ู„ูŠู„ุฉ ูˆุงุญุฏุฉุŸ! 
Wahai anakku,  bukankah jarak kita dan musuh itu sangat jauh,  bagaimana kamu bisa kembali pulang dalam satu malam
 ูู‚ุงู„ ู„ู‡ ุงุจู†ู‡ ู…ุงู„ูƒ: 

Maka ia menjawab
ูŠุง ุฃุจุชุŒ ูˆุงู„ู„ู‡ ุนู†ุฏู…ุง ุฎุฑุฌุช ู…ู† ุงู„ุณู„ุงุณู„ ุดุนุฑุช ูˆูƒุฃู† ุงู„ู…ู„ุงุฆูƒุฉ ุชุญู…ู„ู†ูŠ ุนู„ู‰ ุฌู†ุงุญูŠู‡ุง. 
Wahai ayahanda,  demi Allah ketika aku lepas dari ikatan rantai,  aku merasa seakan akan malaikat membawaku dengan sayapnya
ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุนุธูŠู…! 
Maha suci Allah yg maha agung
ูˆุฐู‡ุจ ุนูˆู ุฅู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ู„ูŠุฎุจุฑู‡ุŒ  
Maka auf pun mendatangi rasulullah untuk menceritakan kabar tersebut
ูˆู‚ุจู„ ุฃู† ูŠุฎุจุฑู‡ ู‚ุงู„ ู„ู‡ ุงู„ุฑุณูˆู„ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู…:
Namun sebelum ia menyampaikan kabar tersebut,  Rasulullah bersabda
 ((ุฃุจุดุฑ ูŠุง ุนูˆูุŒ ูู‚ุฏ ุฃู†ุฒู„ ุงู„ู„ู‡ ููŠ ุดุฃู†ูƒ ู‚ุฑุขู†ู‹ุง
Berbahagialah engkau wahai auf,  sungguh Allah telah menurunkan ayat Al-quran terkait urusanmu
โ˜†โ˜†  ( ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุฎู’ุฑูŽุฌู‹ุง *
โ˜…โ˜…  *Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.*
โ˜†โ˜†  ูˆูŽูŠูŽุฑู’ุฒูู‚ู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ู„ุง ูŠูŽุญู’ุชูŽุณูุจู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุญูŽุณู’ุจูู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุจูŽุงู„ูุบู ุฃูŽู…ู’ุฑูู‡ู ู‚ูŽุฏู’ ุฌูŽุนูŽู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ููƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ู‚ูŽุฏู’ุฑู‹ุง
 โ˜…โ˜…  *Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu )*
ุงุนุฑู ุงู† ู„ุง ุญูˆู„ ูˆู„ุง ู‚ูˆุฉ ุงู„ุง ุจุงู„ู„ู‡ ูƒู†ุฒ ู…ู† ุชุญุช ุนุฑุด ุงู„ุฑุญู…ู†
Ketahuilah bahwa ู„ุง ุญูˆู„ ูˆู„ุง ู‚ูˆุฉ ุงู„ุง ุจุงู„ู„ู‡  adalah *harta mahal dari bawah singgasana Allah*
ูˆู‡ูŠ ุฏูˆุงุก ู…ู† ูฉูฉ ุฏุงุก ุงูŠุณุฑู‡ู… ุงู„ู‡ู…

Ia juga merpakan obat untuk 99 penyakit,  penyakit terkecilnya adalah rasa gunda
ุญุชู‰ ุงุฐุง ู†ูˆูŠุช ู†ุดุฑ ู‡ุฐุง ุงู„ูƒู„ุงู…

ุงู†ูˆููŠ ุจู‡ุง ุฎูŠุฑ ู„ุนู„ ุงู„ู„ู‡ ูŠูุฑุฌ ู„ูƒ ุจู‡ุง ูƒุฑุจุฉ ู…ู† ูƒุฑุจ ุงู„ุฏู†ูŠุงุงุงุง
Bahkan ketika kamu hendak menshare tulisan ini,  niatkanlah dengan baik,  semoga Allah memudahkan kesulitan anda
Repost ๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น

WA ๐ŸŽ“#BB_PENDIDIKAN ๐ŸŽ“
โžก 081299411701 admin
๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿ’๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐Ÿ”น๐Ÿ”น

BUGHATS

โ€‹_*kiriman dari teman*_
**

Seorang ulama dari Suriah bercerita ttg do’a yg selalu ia lantunkan. Ia selalu mengucapkan do’a seperti berikut ini.

( ๏บ๏ปŸ๏ป ๏ปฌ๏ปข ๏บ๏บญ๏บฏ๏ป—๏ปจ๏บŽ ๏ป›๏ปค๏บŽ ๏บ—๏บฎ๏บฏ๏ป• ๏บ๏ปŸ๏บ’๏ป๏บŽ๏บ™ )

_”Allahummarzuqnaa kamaa tarzuqul bughats”_

_(“Ya Allah, berilah aku rezeki sebagaimana Engkau memberi rezeki kpd bughats.”)_

Apakah _”bughats”_ itu…? 

Dan bagaimana kisahnya…?

_”Bughats”_ anak burung gagak yg baru menetas. Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yg disebut _”bughats”_. Ketika sdh besar dia menjadi gagak ( _ghurab_).

Apa perbedaan antara _bughats & ghurab…?_

Telah terbukti secara ilmiah, anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih.

Di saat induknya menyaksikanya, ia tdk terima itu anaknya, hingga ia tdk mau memberi makan dan minum, lalu hanya mengintainya dr kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yg baru menetas dr telur itu tdk mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang.

Lalu bgmna ia makan dan minum…?

Allah Yang Maha Pemberi Rezeki yg menanggung rezekinya, karena Dialah yg tlh menciptakannya.

Allah menciptakan AROMA tertentu yg keluar dr tubuh anak gagak yg dpt mengundang datangnya serangga ke sarangnya.

Lalu berbagai macam ulat & serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak, lalu ia pun memakannya…

_Masya Allah…_

Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sdh tumbuh.

Ketika itu barulah gagak mengetahui itu anaknya & ia pun mau memberi makannya hingga tumbuh dewasa & bisa terbang mencari makan sendiri.

Secara otomatis aroma yg keluar dari tubuhnya pun hilang & serangga2 tdk berdatangan lagi ke sarangnya.

Dia-lah Allah, Ar Raziq, Yg Maha Penjamin Rezeki…

_”Kamilah yg menjamin penghapusan (rezeki) di antara mereka dalam kehidupan di dunia ini.”_ (QS. Az-Zukhruf : 32)

Rezekimu akan mendatangimu di mana pun engkau berada, selama engkau menjaga ketakwaanmu kepada Allah, sbgmn sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam:

_”Sesungguhnya Malaikat Jibril membisikkan di dlm qalbuku bahwa seseorg tdk akan meninggal sampai sempurna seluruh rezekinya. Ketahuilah, bertaqwalah kpd Allah, dan perindahlah caramu meminta kpd Allah. Jgn sampai keterlambatan datangnya rezeki membuatmu mencarinya dgn cara bermaksiat kpd Allah. Sesungguhnya tdk akan didapatkan sesuatu yg ada di sisi Allah kecuali dgn menta’atinya.”_

*****

โ€‹๐Ÿ“ MENUNTUT ILMU SESAAT LEBIH BAIK DARI PUASA SUNNAH SEHARI DAN SHOLAT TAHAJJUD SEMALAM

โœ… Sahabat yang Mulia Abdullah bin Masโ€™ud radhiyallahuโ€™anhu berkata,

ู„ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุฌู’ู„ูุณูŽ ูููŠ ู…ูŽุฌู’ู„ูุณู ููู‚ู’ู‡ู ุณูŽุงุนูŽุฉู‹ ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุตููŠูŽุงู…ู ูŠูŽูˆู’ู…ู ูˆูŽู‚ููŠูŽุงู…ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู
๐Ÿ“’ โ€œSungguh, aku duduk sesaat di majelis ilmu untuk memahami agama, lebih aku sukai dari puasa sunnah sehari dan sholat tahajjud semalam.โ€
๐Ÿ“š [Al-Madkhal Ila As-Sunan Al-Kubro lil Baihaqi: 461]
 www.taawundakwah.com