DON’T BE SAD

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullàh berkata:

الحزن يضعف القلب، و يوهن العزم ويضر الإرادة ، ولا شيء أحب إلى الشيطان من حزن المؤمن لذلك افرحوا واستبشروا وتفاءلوا وأحسنوا الظن بالله وثقوا بما عند الله وتوكلوا عليه وستجدون السعادة والرضا في كل حال

“Kesedihan itu melemahkan hati, melumpuhkan azam (tekad), dan mengendurkan keinginan, dan tidak ada yang lebih disukai setan kecuali kesedihan seorang mukmin. Maka berbahagialah, bergembiralah, optimislah, berbaik sangkalah kepada Allàh, percayalah kepada-Nya, dan bertawakkal-lah, maka akan kau temukan kebahagiaan dan keridhaan dalam segala hal.”

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَنََعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ والْجُبْنِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

“Ya Allàh kami berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dan kami berlindung pada-Mu dari kelemahan dan sifat malas, dan kami berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan pengecut, dan aku berlindung pada-Mu dari hutang yang tak mampu ditanggung serta kesewenangan seseorang.” (HR. Abu Dawud)

Dari Kitab Tharìqul Hijratayni wa Bàbus sa’àdatain oleh Ibnul Qoyyim.

Petuah dari salah satu guru kami hafizhahullàh…

#Renungan_Pagi

Advertisements

SAYYIDUL ISTIGHFAR

image

SAYYIDUL ISTIGHFAR
🔹dan keutamaan membacanya.

Nabi ﷺ bersabda,
“Sesungguhnya istighfar yang paling baik adalah kamu mengucapkan:

“اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

(Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu menjalankan ketaatan dan menjauhi larangan, pen) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa pahala). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.)

🔺Jika ia mengucapkan di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk dari penghuni surga.
🔺Dan jika ia membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk dari penghuni surga.”
(HR Bukhari 5831)

Rasulullah ﷺ bersabda,
“Tidak ada seorangpun diantara kalian yang mengucapkannya (Sayyidul Istighfar) ketika sore hari kemudian datang kepadanya taqdir untuk meninggal sebelum datang pagi hari melainkan wajib baginya Surga, dan tidaklah ia mengucapkannya ketika pagi hari kemudian datang kepadanya taqdir untuk meninggal sebelum datang sore hari melainkan wajib baginya Surga.”
(Shahih HR Tirmizi 3315)

Semoga Allah ta’ala mempertemukan kita di Surga Firdaus.

Via Abu Aurel Reza hafidzahullah

KECIL MENJADI BESAR

Ukhti…

Perlu pahami bahwa dosa kecil menjadi besar boleh jadi karena tiga sikap kita

1. Melakukannya terus menerus

2. Menganggap remeh saat melakukan

3. Memamerkan dosa saat dilakukan

Ingatlah ukhti …

Ibnu ‘Abbas berkata:

Tidak ada dosa besar jika ditaubati.
Tidak ada dosa kecil jika terus menerus melakukan.

(Syu’abul Iman, Al-Baihaqi, 5: 7268)

Bacaan lengkapnya di sini: https://rumaysho.com/932-dosa-kecil-pun-bisa-menjadi-besar.html

💧Mengucapkan Istigfar

✔️Berkata Imam Muhammad Al-‘Utsaimin ROHIMAHULLOH..

~ “Apabila engkau mengucapkan “Astaghfirulloh”…
Maka…
Engkau meminta 2 hal kepada ALLOH…
1. Agar ALLOH menutupi dosa-dosamu…
2. Agar ALLOH mengampuni dosa-dosamu, yakni ALLOH tidak menyiksamu karena dosa-dosa tersebut…”

📚AL-FATAWA

Via Dakwah Islam Sunnah

Twit Ulama:
“Di antara perkara yang paling besar yang mampu menjaga dirimu dari penyimpangan di zaman fitnah ini…”

“Di antara perkara yang paling besar yang mampu menjaga dirimu dari penyimpangan di zaman fitnah ini adalah menyibukkan diri dengan memperbaiki hati, dengan berbagai jenis ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Beribadah di zaman fitnah itu seperti berhijrah kepadaku.”

– @Dr_almosleh Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. 21/11/2015

KECIL MENJADI BESAR

Ukhti…

Perlu pahami bahwa dosa kecil menjadi besar boleh jadi karena tiga sikap kita

1. Melakukannya terus menerus

2. Menganggap remeh saat melakukan

3. Memamerkan dosa saat dilakukan

Ingatlah ukhti …

Ibnu ‘Abbas berkata:

Tidak ada dosa besar jika ditaubati.
Tidak ada dosa kecil jika terus menerus melakukan.

(Syu’abul Iman, Al-Baihaqi, 5: 7268)

Bacaan lengkapnya di sini: https://rumaysho.com/932-dosa-kecil-pun-bisa-menjadi-besar.html